Ubi Jalar, Kaya Manfaat di Tiap Bagian

Salah satu umbi-umbian yang populer menjadi bahan makanan di Indonesia adalah ubi jalar. Bagi sebagian masyarakat di beberapa daerah di Indonesia bahkan memanfaatkan ubi jalar sebagai makanan pokok pengganti atau pendamping beras. Sebab, ubi jalar mengandung cukup karbohidrat sebagai kebutuhan kita.

Tahukah Anda kalo ternyata ubi jalar tak hanya enak dan mengenyangkan? Ya, ubi jalar juga kaya akan manfaat bagi kesehatan. Oleh karenanya, kebiasaan konsumsi ubi jalar terus berlangsung di nusantara.

Yang menarik adalah, tak hanya dagingnya saja yang bisa kita manfaatkan. Ternyata, daun ubi jalar juga punya segudang manfaat untuk tubuh. Meskipun daun ubi jalar kalah populer ketimbang buahnya, tetapi manfaatnya tak bisa dipandang sebelah mata.

Berdasarkan ahli gizi, kandungan yang terdapat pada daun ubi jalar berupa antioksidan, riboflavin, niasin, vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E dan vitamin K, tiamin, kalsium, zat besi, karoten, asam folat, dan protein. Kandungan-kandungan tersebut yang bisa berubah menjadi khasiat baik untuk kesehatan tubuh.

Berikut beberapa manfaat ubi jalar yang mungkin bisa didapat dari konsumsi daunnya:

Atasi Rasa Sakit Saat Menstruasi/Haid

Vitamin K yang terkandang pada daun ubi jalar mampu mengatur fungsi hormon yang efektif menurunkan rasa sakit atau kram perut saat perempuan tengah datang bulan.

Kesehatan Otak

Tak hanya dapat menurunkan rasa sakit saat haid, ternyata vitamin K yang terdapat di daun ubi jalar juga bisa menjaga kesehatan otak. Vitamin K yang memiliki sifat anti-inflamasi dapat melindungi otak terhadap stres oksidatif yang merusak sel.

Sifat anti-inflamasi ini akan melindungi otak dari penyakit Parkinson, penyakit Alzheimer, kanker, dan gagal jantung.

Kesehatan Jantung

Serat makanan yang terdapat pada daun ubi jalar mampu mengatasi kecemasan serta stres. Selain itu, makanan ini juga bisa mengatur aliran darah, menurunkan tekanan darah dan mencegah penumpukan lemak di arteri dan vena.

Atasi Cacingan pada Anak

Gejala dan tanda cacingan pada anak bisa diatasi dengan mengonsumsi air rebusan daun ubi jalar secara teratur.

Mengobati Peradangan

Daun ubi jalar kaya akan vitamin dan protein yang membantu mengatasi berbagai peradangan. Kandungan antioksidannya juga melindungi sel dan jaringan.

Selain berbagai manfaat ubi jalar yang bisa didapat dari daunnya, ternyata khasiat juga bisa didapatkan dari kulitnya. Sebenarnya, apa saja kandungan nutrisi kulit ubi jalar dan apakah boleh dimakan begitu saja?

Sebuah laporan mengatakan bahwa kulit ubi jalar dapat dimakan dan aman dikonsumsi baik mentah ataupun diolah terlebih dahulu. Kulit luar ubi jalar mengandung asam kafeik yang memiliki sifat antioksidan kuat. Asam kafeik merupakan asam fenolik yang bisa menjadi perisai terhadap serangan virus dan mencegah kanker.

Namun, karena ubi jalar adalah umbi-umbian dan tumbuh di tanah, penting untuk mencuci kulit luar dengan benar untuk menghilangkan pestisida atau kotoran berlebih.

Untuk mencuci ubi jalar, Anda bisa melakukannya di bawah air mengalir dan gosok dengan sikat. Karena kulitnya keras, Anda tidak perlu khawatir akan merusak dagingnya. Kemudian untuk menikmati kulit ubi jalar, Anda bisa mengolahnya dengan cara dipanggang, direbus, digoreng, atau bahkan dimasak bersamaan dengan daging.

Setelah dijelaskan mengenai beragam manfaat yang terkandung pada tiap-tiap bagian ubi jalar, perlu kiranya kita jangan berlebihan dalam mengonsumsinya. Karena apa pun itu, setiap yang kita konsumsi secara berlebih tetap punya efek negatif. Apalagi jika Anda adalah orang yang memiliki alergi terhadap umbi-umbian, termasuk ubi jalar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *