Mengapa Wanita Mengalami Haid?

Mentruasi merupakan periode yang dialami oleh wanita secara normal setiap bulan. Biasanya haid terjadi mulai pada umur 11-14 tahun hingga menopause (sekitar usia 51 tahun). Dalam jangka waktu tersebut, tubuh seorang wanita siap untuk menerima kehamilan. Lapisan rahim akan mengental dan sel telur tumbuh dan dilepas dari salah satu ovarium.

Jika kehamilan tidak terjadi, maka kadar estrogen dan progesteron akan menurun, yang kemudian memberi sinyal kepada tubuh Anda untuk mulai menstruasi. Selama periode ini, rahim akan melepaskan lapisannya bersama dengan darah keluar dari tubuh melalui alat kelamin. Rata-rata darah yang keluar dari tubuh wanita saat masa menstruasi ini sebanyak dua atau tiga sendok makan.

Waktu yang terjadi selama periode adalah 28 hari dengan pendarahan yang terjadi berlangsung selama 2-7 hari.

Lalu apa yang membuat wanita mengalami menstruasi?

Siklus menstruasi yang dialami merupakan cara tubuh wanita melepaskan jaringan yang tidak lagi dibutuhkan. Setiap bulan, saat tubuh wanita siap untuk dibuahi, lapisan rahim akan terus menebal sebagai persiapan untuk memelihara sel telur sebelum dibuahi. Jika sel telur tidak dibuahi maka tubuh tidak lagi membutuhkan lapisan rahim yang tebal tadi. Sehingga, sel telur mulai pecah dan akhirnya dikeluarkan bersama dengan darah dari kelamin. Setelah pendarahan tersebut berakhir, periode pembuahan tadi dimulai dari awal.

Setiap wanita mengalami siklus menstruasi yang berbeda. Sebagai wanita tentunya Anda perlu memperhatikan tentang beberapa masalah yang mungkin terjadi pada periode Anda berikut ini.

  1. Keteraturan periode: Apakah pendarahan yang terjadi rutin setiap bulan?
  2. Durasi periode: Apakah durasi pendarahan terjadi normal, terlalu lama atau terlalu singkat?
  3. Volume aliran menstruasi: Apakah pendarahan yang terjadi terlalu banyak, memiliki bau, atau terlalu sedikit?

Tidak ada metode yang dapat menghentikan siklus periode ini. Namun sebuah penelitian pernah ditemukan, bahwa saat ini Anda dapat menekan siklus menstruasi dengan beberapa hal seperti :

  1. Pil KB. Jika Anda mengonsumsi pil KB setiap harinya, setelah setahun maka Anda akan memiliki peluang sekitar 70% untuk menekan siklus menstruasi.
  2. Suntikan hormon. Ada sebuah program suntikan hormon yang dapat memengaruhi kesuburan wanita hingga 22 bulan.
  3. IUD Hormonal. Selama satu tahun melakukan program ini, ada kemungkinan 50% penekanan siklus menstruasi pada wanita.

Periode menstruasi yang dialami wanita merupakan cara alami tubuh Anda mempersiapkan kehamilan. Setiap bulan Anda akan mengalamnya. Proses ini membantu Anda untuk mengeluarkan yang tidak lagi dibutuhkan oleh tubuh. Jika Anda mengalami siklus yang tidak teratur atau perubahan durasi, frekuensi, atau volume saat periode berlangsung, maka bisa berkonsultasi dengan dokter untuk penanganannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *