Macam-Macam Gangguan Pertumbuhan Pada Anak

Salah satu hal yang bisa dialami oleh buah hati adalah munculnya gangguan pertumbuhan. Secara umum dijelaskan kondisi tersebut bisa saja terjadi pada tinggi badan, kematangan organ seksual, berat badan, dan hal-hal lain yang dirasa lambat pertumbuhannya.

Dari sepentas penjelasan tersebut, kita mengetahui bahwa gangguan pertumbuhan pada anak memiliki macam-macamnya. Berkenaan dengan hal tersebut, artikel ini akan membahas mengenai ragam gangguan pertumbuhan pada anak.

Para orang tua diharapkan bisa memperhatikannya agar jika salah satu dari macam-macam gangguan tersebut dialami sang anak, maka bisa segera menemui dokter untuk penanganan lebih lanjut.

  • Berbicara

Gangguan pertumuhan yang bisa dialami anak adalah kondisi di mana sang buah hati mengalami keterlambatan dalam berbicara. Hal ini bisa diketahui dengan membandingkannya dengan anak-anak seusianya. Jika buah hati di antara pembaca belum bisa berbicara sedangkan anak-anak lain seumurannya sudah berbicara, maka perlu perhatian khusus sebagai upaya pencegahan kalau yang dialami adalah suatu gangguan.

Kondisi tersebut tentunya bukan tanpa sebab. Biasanya, jika anak mengalami keterlambatan dalam berbicara dipicu oleh kurangnya mendapatkan dorongan dan stimulasi. Di sisi lain, jika buah hati terlalu sering menonton televisi atau memainkan ponsel, juga bisa membuat anak mengalami gangguan pertumbuhan.

Oleh karena itu, agar sang anak dapat tumbuh dan tidak mengalami keterlambatan dalam berbicara, sangat disarankan agar orang tua memperhatikan keseharian anak agar jarang sering menonton televisi atau memainkan gawai. Di sisi lain, dengan merangsang sang anak melalui dongeng, itu bisa dilakukan agar anak terbiasa mendengar orang berbicara. Selain itu, terapi wicara juga bisa dilakukan.

  • Berjalan

Gangguan berikutnya yang bisa terjadi pada anak adalah terlambat bisa berjalan. Berkenaan dengan gangguan pertumbuhan tersebut, yang perlu diperhatikan orang tua adalah bahwa umumnya ketika bayi berumur delapan bulan maka sudah perlu belajar berjalan.

Di sisi lain, jika tahap tersebut tidak terjadi sampai umur sang anak mencapai satu setengah tahun, maka para orang tua patut khawatir apabila buah hati mengalami gangguan pertumbuhan. Dalam upaya pencegahan atau mengatasi masalah tersebut, para orang tua sudah bisa memulai mengajak sang anak banyak beraktivitas ketika sudah berusia delapan bulan. Sebab, memberikan stimulus pada otot anak sangat penting agar merangsangnya mau belajar berjalan.

  • Autisme

Gangguan pertumbuhan pada anak berikutnya adalah autisme. Gangguan ini biasanya menyebabkan buah hati mengalami kesulitan saat berbicara atau berinteraksi. Selain itu, biasanya juga mengeluarkan emosi secara berlebihan. Terkadang, situasi tersebut bisa mengakibatkan masalah yang lebih kompleks.

Dalam mengatasi masalah tersebut, para orang tua bisa segera menemui dokter untuk mendapatkan tindakan medis. Berkaca pada kasus-kasus gangguan pertumbuhan ini, kerap kali anak akan diberikan terapi untuk mendorongnya agar mau berkomunikasi.

  • Tinggi badan

Masalah lain yang bisa ditimbulkan dari gangguan pertumbuhan adalah kondisi anak yang pertumbuhan tinggi badannya tidak normal. Adapun situasi tersebut bisa disebabkan karena kelainan kromosom, berkaitan dengan genetik, masalah sistemik, kekurangan gizi dan kelainan endokrin.

Itulah macam-macam gangguan pertumbuhan yang bisa dialami oleh anak. Sebetulnya masih ada ragam lainnya yang bisa pembaca cari tahu lebih lanjut. Berkenaan dengan gangguan tersebut, ada baiknya jika para orang tua tidak meremehkan setiap gangguan yang terjadi pada anak.

Terkait itu, sangat disarankan orang tua agar selalu berkonsultasi dengan dokter apabila anaknya sudah mengalami gangguan pertumbuhan. Di sisi lain, sering berdiskusi dengan dokter juga diperlukan sebagai upaya pencegahan yang bisa dilakukan agar anak bisa tumbuh secara normal dan sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *