Bagaimana Cara Mengobati Sleeping Beauty Syndrome?

Istilah sleeping beauty tidak hanya ada di dunia dongeng belaka. Namun, dalam dunia medis, ada juga istilah sleeping beauty syndrome atau disebut juga dengan istilah Kleine-Levin Syndrome. Ini adalah kelainan neurologis yang cukup langka dan hanya terjadi pada sekitar 1000 kasus di seluruh dunia.

sleeping beauty

Sindrom tidur dalam durasi yang lama ini paling sering dialami oleh remaja laki-laki. Tapi setiap orang bisa mengindap masalah ini. Kelainan ini tidak secantik namanya, penderita sleeping beauty sindrom bahkan mendapatkan banyak efek negatif dari kelainan ini. Lantas, bisakah penyakit ini disembuhkan? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, ada baiknya untuk mengenal lebih dekat apa itu sleeping beauty syndrome ini.

Mengenal Sleeping Beauty Syndrome

Tahukah Anda bahwa 70& persen penderita Kleine-Levin Syndrome ini adalah laki-laki. Ciri utama yang dapat terlihat adalah penderita akan tertidur dalam jangka waktu yang lama, yakni lebih dari 20 jam sehari. Siklus tidur ini dapat berlangsung selama beberapa hari hingga berbulan-bulan. Namun, setelah melewati masa siklus tidur, penderita sindrom putri tidur bisa kembali melakukan aktivitas normalnya.

Dampak dari Sleeping Beauty Syndrome

Meskipun tidak setelah melewati masa episode tidur penderita dapat kembali melakukan aktivitas normalnya, namun sindrom ini memberikan banyak dampak negatif pada kehidupan sehari-hari penderitanya. Paling berdampak tentu pada kehidupan sosialnya, pekerjaa, sekolah, dan lainnya. Penderita juga merasakan kecemasan hingga depresi akibat dari ketidakpastian waktu munculnya sindrom putri tidur tersebut.

Akibat lain yaitu meningkatnya berat badan akibat mengkonsumsi makanan secara berlebihan karena rasa lapar.

Bagaimana Mengobati Sleeping Beauty Syndrome?

Meskipun hingga saat ini masih belum ditemukan pengobatan yang efektif untuk menanggulangi sindrom putri tidur ini. Lagipula sindrom ini tidak mudah diketahui karena memiliki gejala yang mirip dengan gejala gangguan mental lainnya. Bahkan terkadang butuh waktu hingga 4 tahun untuk mendiagnosis penyakit ini. Tentu saja melalui berbagai pemeriksaan seperti tes MRI, CT scan, mempelajari pola tidur, tes pencitraan, pemeriksaan darah, hingga pemeriksaan kesehatan mental.

Obat yang diberikan biasanya hanya berupa stimulan yang fungsinya untuk mengatasi rasa kantuk yang muncul akibat sindrom putri tidur ini. Obat-obatan tersebut berupa modafinil, metilfenidat, serta amphetamin.

Hanya saja, obat stimulan tersebut tetap saja masih belum bisa mengatasi fungsi kognitif yang terjadi pada penderita sindrom putri tidur. Ada juga efek samping dari obat yang dikonsumsi, yaitu penderita akan lebih mudah merasa kesal. Dokter juga biasanya akan memberikan obat untk mengatasi buruknya suasana hati untuk mencegah munculnya sindrom putri tidur tersebut.

Cara Mengatasi Sleeping Beauty Syndrome

Sindrom putri tidur memang belum ditemukan pengobatan yang efisien. Namun, sindrom ini bisa diatasi dengan beberapa cara berikut ini.

  • Menulis jurnal atau catatan harian, ini bertujuan agar penderita dapat memahami kondisinya
  • Penderita juga perlu dijaga asupan cairan dan asupan makanannya
  • Ajaklah penderita sindrom ini untuk berkeliling ke luar dengan menggunakan mobil ketika mereka sudah terbangun dari tidur panjangnya. Hal ini bertujuan membantu mereka untuk bisa kembali pada kehidupan normalnya
  • Meskipun merasa tidak berdaya, namun penderita tidak boleh terus menerus tenggelam dalam emosi tersebut
  • Keluarga dan orang terdekat harus selalu siap menghadapi kondisi siklus tidur panjang yang dialami penderita yang bisa terjadi kapan saja
  • Keluarga dan kerabat juga harus bersiap menghadapi emosi marah, kesal, serta frustrasi yang dirasakan oleh penderita
  • Jangan terkesan memaksa penderita untuk berbicara di saat mereka sedang tidak ingin berbicara atau mengalami kesulita berbicara
  • Jangan biarkan penderita pergi sendiri keluar rumah dan saat di rumah pun harus dijaga
  • Jangan membangunkan tidur penderita, kecuali ketika ingin memberikan minuman yang mengandung nutrisi
  • Hindari penderita dari konsumsi alkohol serta jauhkan dari orang yang memiliki penyakit menular

Penderita sleeping beauty syndrome memang butuh dukungan dan bantuan dari keluarga dan orang-orang terdekat untuk memahami kondisinya. Ajaklah penderita untuk berkonsultasi ke dokter saat diperlukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *