Apa Saja Penyebab Usus Buntu?

Usus buntu atau apendiks adalah kantong kecil yang terletak pada bagian ujung usus manusia. Untuk menjaga usus buntu, Anda perlu menjaga pola makan yang teratur. Penyebab usus buntu secara umum terjadi karena konsumsi makanan tertentu.

Gejala Usus Buntu

Saat usus buntu Anda tersumbat dan mengalami peradangan, Anda akan mengalami gejala seperti nyeri pada bagian perut kanan bawah. Rasa nyeri tersebut juga terjadi di sekitar pusar dan menyebabkan gejala berupa kehilangan nafsu makan, mual, muntah, sembelit, diare, susah buang angin, bahkan demam akibat peradangan.

Penyebab Usus Buntu

Ada beberapa faktor yang dapat membuat seseorang mengalami peradangan akibat usus buntu. Pada umumnya, usus buntu akan mengalami peradangan ketika mengalami infeksi pada bagian apendiks. Selain itu, radang usus juga dapat terjadi akibat kanker dan penyumbatan karena adanya benda asing yang berasal dari makanan.

Berikut adalah makanan dan minuman yang perlu dihindari, karena dapat memicu terjadinya usus buntu:

  • Alkohol dan minuman yang mengandung kafein

Mengkonsumsi alkohol dan minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan teh secara berlebihan dapat memicu peradangan usus buntu.

  • Biji buah dan popcorn

Biji buah dan bagian yang keras pada popcorn juga dapat memicu terjadinya usus buntu. Anda perlu menghindari makanan seperti ini karena tidak dapat dicerna oleh tubuh. Kedua jenis makanan ini dapat memicu usus tersumbat dan membuat Anda mengalami peradangan.

Bagaimana Cara Mengatasi Usus Buntu?

Penyebab usus buntu perlu diatasi. Jika Anda biarkan hal tersebut terjadi, radang usus buntu dapat menyebabkan berbagai komplikasi penyakit yang serius sehingga dapat mengancam nyawa Anda.

Radang usus buntu dapat membuat usus buntu pecah dan penyebaran bakteri dalam usus ke dalam rongga perut Anda. Hal tersebut dapat membuat Anda mengalami peradangan akibat infeksi atau peritonitis.

Penyebab usus buntu perlu diatasi melakukan operasi. Cara tersebut dilakukan dengan mengangkat bagian apendiks Anda. Setelah menjalani operasi, Anda tidak boleh untuk melakukan aktivitas untuk sementara waktu. Namun, Anda diminta untuk melakukan beberapa hal untuk membantu proses pemulihan, antara lain:

  • Perbanyak istirahat

Anda perlu meminimalisir pergerakan tubuh setelah melakukan operasi usus buntu. Meskipun demikian, Anda tetap dapat berjalan-jalan santai di rumah.

  • Perbanyak minum

Konsumsi minuman air mineral tidak hanya mencegah dehidrasi, namun juga dapat membantu proses pemulihan pascaoperasi usus buntu. Air putih dapat melancarkan pencernaan.

  • Mengkonsumsi makanan yang mengandung serat tinggi

Untuk membantu proses pemulihan, Anda sebaiknya mengkonsumsi makanan yang mengandung serat tinggi seperti sayuran dan buah-buahan. Makanan berserat tinggi dapat memperlancar pencernaan Anda.

  • Jangan melakukan aktivitas yang berat

Hal lain yang perlu Anda perhatikan untuk membantu proses pemulihan adalah tidak melakukan aktivitas berat seperti mengangkat beban.

Itulah penyebab usus buntu yang perlu Anda ketahui. Jangan sampai masalah tersebut terjadi pada Anda. Oleh karena itu, Anda perlu terapkan pola hidup yang sehat dengan mengkonsumsi makanan sehat dan berolahraga secara teratur.

Jika Anda mengalami masalah pada usus buntu, karena mengkonsumsi makanan atau minuman yang disebutkan di atas, Anda perlu periksa ke dokter. Penyebab usus buntu dapat diatasi dengan operasi. Setelah menjalani operasi, Anda diminta untuk melakukan pemulihan dengan cara-cara yang disebutkan di atas.

Jika Anda ingin diet, Anda juga dapat bertanya kepada dokter agar dokter menentukan pola diet seperti apa yang cocok untuk Anda, agar Anda terhindar dari makanan atau minuman penyebab usus buntu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *