7 Manfaat Jamur Merang Bagi Kesehatan

Volvariella volvacea atau jamur merang termasuk salah satu jenis jamur yang banyak dikonsumsi. Karena tekstur dan rasanya yang lezat, aroma yang unik, serta kandungan nutrisinya, jamur ini berada dalam urutan keenam dalam hal popularitas, di antara jenis jamur lainnya.

jamur merang

Jamur merang pertama kali dibudidayakan di China oleh para biksu, pada abad ke-18. Barangkali inilah sebabnya jamur ini kadang disebut juga sebagai chinese mushroom.

Sementara di India, jamur merang pertama kali dibudidayakan pada tahun 1943. Selanjutnya, jamur ini memang banyak dikenal di Asia, seperti Thailand, Filipina, Malaysia, tidak terkecuali Indonesia.

Di dalam jamur ini, terkandung zat-zat yang secara farmakologis sangat bermanfaat bagi kesehatan. Di bawah ini beberapa manfaat dari jamur merang.

1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Sistem imun dapat meningkat karena beberapa zat tertentu. Peningkatan kekebalan tubuh ini sangat berguna dalam mengatasi berbagai jenis infeksi.

Di dalam jamur merang, terdapat jenis protein tertentu yang diketahui dapat membantu meningkatkan sistem imun. Selain itu, lectin yang terkandung di dalam jamur ini juga menunjukkan aktivitas imunomodulator atau peningkat sistem imun.

2. Mencegah kerusakan tubuh akibat radikal bebas

Jamur merang mengandung antioksidan yang sangat tinggi dan beragam. Sebut saja glutathione, lycopene, phenolic, flavonoid, carotenoid, serta vitamin A dan vitamin C. Kandungan antioksidan yang tinggi membuat jamur merang bermanfaat dalam mengatasi berbagai gangguan medis yang disebabkan oleh stres oksidatif.

Sebagai contoh, kebotakan akibat stres oksidatif, dapat diatasi dengan asupan antioksidan. Wajar saja, banyak vitamin rambut pria yang mengandung vitamin A dan vitamin C.

3. Antimikroba

Berbagai zat yang dapat membunuh bakteri, terkandung di dalam jamur merang. Mulai dari tannin, flavonoid, triterpenoid, anthraquinone, hingga alkaloid.

Masing-masing zat tersebut berperan dalam membunuh jenis mikroba yang berbeda. Staphylococcus aureus, Klebsiella pneumonia, Pseudomonas aeruginosa, serta Streptococcus pyogenes, merupakan beberapa jenis mikroba yang dapat diatasi dengan konsumsi jamur merang.

4. Membantu mengatasi diabetes

Cukup banyak kasus diabetes yang terjadi karena pankreas tidak lagi berfungsi dengan baik. Di dalam jamur merang, terkandung senyawa-senyawa yang dapat membantu mengembalikan fungsi pankreas.

Membaiknya fungsi pankreas berarti produksi insulin juga membaik. Dengan demikian, kadar gula di dalam darah akan menurun.

5. Membantu menurunkan tekanan darah

Terdapat aneka senyawa alami di dalam jamur merang yang dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mencegah terjadinya hipertensi. Oleh karena itu, jamur yang satu ini dipercaya juga dapat menurunkan risiko serangan jantung, kaitannya dengan senyawa penurun tekanan darah.

6. Membantu menurunkan kadar kolesterol

Jenis jamur yang satu ini memang dikenal dengan kandungan vitaminnya yang sangat tinggi, kandungan serat yang juga tinggi, tetapi tidak mengandung kolesterol sama sekali. Lebih dari itu, jamur merang bahkan mengandung zat yang mampu menurunkan kadar kolesterol di dalam darah.

Phenolic acid yang terkandung di dalam jamur merang dapat mencegah oksidasi lemak sekaligus menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida.

7. Asupan nutrisi yang baik bagi tubuh

Jamur merang termasuk jenis makanan dengan kandungan nutrisi yang lengkap. Terdapat karbohidrat, protein, serta, mineral, dan vitamin di dalamnya, dengan kadar yang relatif tinggi. Bahkan protein yang terkandung di dalam jamur merang lebih tinggi daripada protein yang ada pada daging dan ikan. Ditambah lagi, jamur ini mengandung 8 jenis asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *